Berita
Pemberdayaan Kelompok Tani Kelapa Sawit melalui Kemitraan Penerapan Alat Bantu Pertanian dan Penguatan Manajemen Usaha untuk Meningkatkan Efisiensi dan Keberlanjutan
Dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha petani kelapa sawit, tim pelaksana dari Politeknik Jambi melaksanakan kegiatan pemberdayaan kelompok tani melalui kemitraan penerapan alat bantu pertanian dan penguatan manajemen usaha. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari, Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan tersebut diwujudkan melalui serah terima sejumlah alat pendukung pertanian dan sistem pengelolaan usaha, yaitu mesin pencacah tandan kosong (tangkos) kelapa sawit, alat ukur nutrisi tanah digital, serta sistem pencatatan digital. Penerapan berbagai perangkat tersebut diharapkan dapat membantu kelompok tani dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan kebun sekaligus mendukung penerapan praktik pertanian yang lebih modern dan berkelanjutan.
Mesin pencacah tangkos kelapa sawit diberikan sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan pemanfaatan limbah perkebunan. Tangkos yang selama ini menjadi limbah dapat diolah dan dimanfaatkan kembali sehingga berpotensi mendukung pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, alat ukur nutrisi tanah digital diharapkan membantu petani memperoleh informasi kondisi tanah secara lebih cepat dan akurat. Informasi tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah pengelolaan dan pemupukan tanaman kelapa sawit sehingga penggunaan input pertanian dapat dilakukan secara lebih efektif.
Pada aspek manajemen usaha, tim juga menyerahkan sistem pencatatan digital yang dirancang untuk membantu kelompok tani melakukan pencatatan berbagai aktivitas usaha secara lebih terstruktur. Digitalisasi pencatatan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola data, memantau kegiatan usaha, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang terdokumentasi.